Showing posts with label Lepas dari belenggu kecanduan. Show all posts
Showing posts with label Lepas dari belenggu kecanduan. Show all posts

Bergabung Dengan Kelompok 12 Langkah

Program 12 Langkah lahir dari pergumulan dua orang pecandu alkohol yang ingin lepas dari kecanduan mereka. Bill W dan Dr. Bob mendapati bahwa dengan menggumuli kecanduan alkohol yang mereka alami secara bersama, mereka mendapati kekuatan dalam mengatasinya. Mereka memulai organisasi Alcoholic Anonymous (AA) pada tahun 1935 di Ohio, USA. Ciri khas mereka adalah menerapkan 12 belas langkah yang mereka dapati merupakan tahapan-tahapan efektif dalam menjalani pemulihan dari kecanduan alkohol. Dalam beberapa bulan, sebuah kelompok kecil para pecandu alkohol yang telah berhenti minum telah mengadakan pertemuan secara teratur.1 Jumlah mereka terus bertumbuh, sampai pada data tahun 2007, jumlah anggota organisasi ini telah mencapai sekitar 2 juta orang di seluruh dunia.2

Dalam AA Indonesia website dijelaskan bahwa:3
Alcoholics Anonymous® adalah perkumpulan pria dan wanita yang berbagi pengalaman, kekuatan dan harapan [antara satu dengan yang lain] sehingga mereka dapat menyelesaikan masalah yang sama yang mereka hadapi dan membantu yang lain untuk pulih dari alkoholisme.
• Satu-satunya persyaratan untuk keanggotaan adalah keinginan untuk berhenti minum. Tidak ada iuran untuk keanggotaan AA; kami sepenuhnya memenuhi kebutuhan kami melalui kontribusi sendiri.
• AA tidak beraliansi dengan sekte, denominasi, politik, organisasi dan institusi manapun; tidak berminat untuk terlibat dalam kontroversi, baik mendukung atau menentang aktivitas apapun.
• Tujuan utama kami adalah untuk tetap tenang (tidak mabuk) dan membantu alkoholik lain untuk mencapai sobriety (keadaan tak mabuk).
Material di blog ini dapat digunakan dan dibagikan tanpa izin dari blog author sepanjang penggunaannya adalah untuk pelayanan dan tidak mengenakan pungutan biaya apapun.

Popular Posts

Doa Ketentraman Jiwa

Ya Tuhan, karuniakanlah kepadaku
ketentraman jiwa untuk menerima
hal-hal yang tidak dapat aku ubah;
keberanian untuk mengubah
hal-hal yang dapat aku ubah;
dan hikmat untuk membedakan keduanya.
Hidup sehari demi sehari.
Menikmati satu waktu di setiap saat.
Melihat sengsara sebagai jalan pada kedamaian;
sama seperti Dia,
menerima dunia yang berdosa ini
dengan apa adanya, dan percaya
bahwa Ia akan membuat
segala sesuatunya indah
jika aku berserah pada kehendakNya;
supaya aku dapat sedikit berbahagia

dalam hidup ini
dan berlimpah bahagia
ketika aku bersamaNya selama-lamanya.
Amin.